Lensaspensa, Penawartama – Disiplin merupakan salah satu kunci penting dalam membentuk pribadi yang bertanggung jawab dan meraih keberhasilan di masa depan. Hal tersebut disampaikan dalam amanat pembina upacara bendera di SMPN 1 Penawartama, Senin (10/8/2026).

Upacara yang berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 08.10 WIB tersebut diikuti oleh seluruh peserta didik, dewan guru, dan tenaga kependidikan. Bertindak sebagai petugas upacara adalah peserta didik kelas 9.4, sedangkan amanat pembina disampaikan oleh Asti Wijaya Septiandari Salmon, S.Pd.
Dalam amanatnya, Asti mengawali pesan dengan sebuah pertanyaan sederhana kepada para peserta upacara.
“Manakah yang lebih sulit, menjadi anak pintar atau anak disiplin?”
Menurutnya, menjadi pribadi yang disiplin justru merupakan tantangan yang tidak mudah. Disiplin terkadang terasa seperti sebuah paksaan karena menuntut seseorang untuk melakukan sesuatu secara teratur dan tepat waktu. Namun, di balik itu terdapat tujuan yang positif bagi pembentukan karakter peserta didik.

Ia kemudian memberikan beberapa contoh penerapan disiplin dalam kehidupan sehari-hari, seperti datang ke sekolah lebih awal, mengumpulkan tugas tepat waktu, serta menghormati guru.
“Jadilah pribadi yang disiplin dalam segala hal, sehingga kesuksesan di masa depan dapat kita raih. Sepakat?” ajaknya kepada para peserta upacara.
Lebih lanjut, ia mengaitkan pentingnya kedisiplinan dengan semangat SPENSA PETA BISA, yang merupakan tagline sekolah: Berprestasi, Inovatif, Semangat, dan Aktif.
Pada kesempatan tersebut, Asti juga menyampaikan bahwa dirinya merupakan salah satu alumni SMPN 1 Penawartama. Ia mengajak para peserta didik untuk melihat perjalanan hidupnya sebagai sebuah contoh nyata pentingnya kedisiplinan.

“Ibu adalah salah satu alumni sekolah kita tercinta ini. Kalau pada waktu menjadi murid dulu ibu tidak disiplin, mungkinkah saat ini ibu bisa berdiri di sini?” tuturnya.
Pertanyaan tersebut menjadi pesan reflektif bagi para peserta didik bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh kebiasaan untuk disiplin, bertanggung jawab, dan konsisten dalam menjalani proses.
Upacara bendera berlangsung dengan tertib dan lancar hingga selesai. Melalui amanat tersebut, para peserta didik diharapkan semakin memahami bahwa disiplin bukan sekadar kewajiban, melainkan kebiasaan positif yang menjadi bekal penting untuk meraih keberhasilan di masa depan. (Rus)