Rakor SMPN 1 Penawartama: Refleksi Diri dan Semangat Berani Berubah

Lensaspensa, Penawartama – Dalam upaya meningkatkan kualitas kinerja dan pelaksanaan pembelajaran, SMPN 1 Penawartama menggelar rapat koordinasi yang diikuti oleh Kepala Sekolah, dewan guru, dan tenaga kependidikan, Kamis, 3 September 2026.

Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dipimpin oleh Guru Seni Budaya, Petra Bangun Fajarian, S.Pd.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala SMPN 1 Penawartama, Suprihatin, S.Pd., tersebut membahas dua agenda utama, yaitu refleksi diri sebagai guru dan tenaga kependidikan serta sosialisasi Pembelajaran Mendalam.

Rapat diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipandu oleh dirigen Petra Bangun Fajarian, S.Pd. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Mungalim, S.Ag.

Mengawali pembahasan, Kepala Sekolah menyampaikan apresiasi atas tingkat kehadiran peserta rapat yang mencapai 99 persen. Menurutnya, kehadiran yang tinggi menunjukkan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas di sekolah.

“Saya ucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak dan Ibu semuanya atas kehadiran Bapak Ibu dalam rapat kali ini.”

Kepala Sekolah, Suprihatin, S.Pd. mempresentasikan materi “Sosialisasi Pembelajaran Mendalam”.

Setelah menyampaikan apresiasi, Kepala Sekolah mengajak seluruh peserta rapat untuk melakukan refleksi terhadap kinerja yang telah dilaksanakan selama ini.

Sejumlah program sekolah dinilai telah berjalan dengan baik. Di antaranya adalah pembiasaan menyambut kehadiran peserta didik setiap pagi di gerbang sekolah melalui kegiatan salam dan sapa, kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekolah, kedisiplinan memasuki jam pelajaran pertama, serta pelaksanaan berbagai kegiatan ekstrakurikuler.

Berbagai capaian tersebut menjadi hal positif yang perlu dipertahankan. Namun, refleksi juga diperlukan agar setiap program yang telah berjalan dapat terus diperbaiki dan dikembangkan.

Agenda berikutnya adalah sosialisasi mengenai Pembelajaran Mendalam. Dalam pembahasannya, Kepala Sekolah menyampaikan pentingnya transformasi pola pikir dalam menghadapi perubahan dan tuntutan pendidikan.

Beberapa hal yang menjadi perhatian adalah transformasi pola pikir, pola pikir untuk terus berkembang, serta perbedaan antara pola pikir tetap dan pola pikir bertumbuh.

Menurutnya, perubahan tidak akan terjadi apabila seseorang hanya bertahan pada kebiasaan lama. Karena itu, guru dan tenaga kependidikan perlu memiliki kemauan untuk terus belajar, berkembang, dan melakukan perbaikan.

Bapak dan ibu guru beserta staf Tenaga Kependidikan menyimak dengan serius paparan Ibu Kepala Sekolah tentang Visi dan Misi SMP Negeri 1 Penawartama.

Kepala Sekolah kemudian mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk “berani keluar”—keluar dari zona nyaman, berani melakukan perubahan, dan berani menghadapi berbagai tantangan.

Ajakan tersebut menjadi salah satu pesan penting dalam rapat koordinasi kali ini. Perubahan dalam dunia pendidikan membutuhkan keberanian untuk mencoba hal-hal baru, sekaligus kemauan untuk mengevaluasi apa yang selama ini telah dilakukan.

Rapat koordinasi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai forum penyampaian informasi, tetapi menjadi momentum bersama untuk melakukan refleksi, memperkuat komitmen, dan membangun semangat baru dalam melaksanakan tugas.

Sebab, sekolah yang terus bertumbuh adalah sekolah yang warganya tidak takut untuk belajar, berubah, dan bergerak maju bersama. (Rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *